Tentang Tanaman Bayam
Pagi... Kali ini sayaakan membagikan artikel mengenai bayam, tanaman yang bisa dimakan, dan hampir ada di setiap plosok negri ini. siapa yang tidak tau bayam???
serial kartun Popaye pun suka dengan bayam hehehe...
Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Hamamelidae
Ordo: Caryophyllales
Famili: Amaranthaceae (suku bayam-bayaman)
Genus: Amaranthus
Spesies: Amaranthus hybridus L.
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Hamamelidae
Ordo: Caryophyllales
Famili: Amaranthaceae (suku bayam-bayaman)
Genus: Amaranthus
Spesies: Amaranthus hybridus L.
|
Deskripsi
Daunnya lebar-lebar. Varitas caudatus mempunyai daun agak
panjang dengan ujung runcing dan berwarna hijau atau merah tua. Bunganya
dalam rangkaian panjang dan terkumpul pada ujung-ujung batang. Varitas
paniculatus daunnya lebih lebar, berwarna hijau dengan rangkaian bunga
panjang dan lebih teratur dari pada varitas caudatus serta rangkaian bunganya
tersebar tiap-tiap ketiak daun (cabang). Bayam tahun biasa ditanam dipinggir
pekarangan rumah dan dipungut daun-daunnya (ujung cabang) saja, walaupun
dapat pula diusahakan sebagai bayam cabutan.
|
|
|
Manfaat
Bayam sudah sangat dikenal oleh masyarakat. Sebagian orang
berpendapat bahwa bayam mempunyai rasa enak, lunak, dan dapat memberikan rasa
dingin di perut. Sedangkan sebagian lagi mengatakan bahwa bayam adalah
sayuran yang tidak komplet, daunnya cenderung akan terasa seperti bubur bila
terlalu lama dimasak, dan berkandungan besi terlalu tinggi. Terlepas dari
kedua pendapat itu, sebenarnya bayam merupakan sayuran yang banyak mengandung
vitamin dan garam-garam mineral yang dibutuhkan tubuh manusia KANDUNGAN GIZI
BAYAM Kandungan gizi (flap 100 g bahan) Jumlah Kalori 36 kal Protein 3,5 g
Lemak 0,5 g Hidrat arang 6,5 g Vitamin B1 908 mg Vitamin A 6.090 SI Vitamin C
80 mg Kalsium (Ca) 267 mg Fosfor (P) 67 mg Besi (Fe) 3,9 mg Air 86,9 g Sumber
: Rusli Hukum dan Sri Kuntarsih, 1990
|
|
|
Pedoman Budidaya
Benih Bayam diperbanyak melalui biji. Hanya biji bayam tua
yang baik dijadikan benih. Bila benih masih muda, daya tahan simpannya hanya
sebentar dan daya tumbuhnya cepat turun. Benih yang berasal dari tanaman yang
berumur sekitar tiga bulan daya simpannya dapat mencapai satu tahun. Benih
diperoleh dengan membiarkan beberapa batang tanaman hingga berbunga dan
berbuah. Buah dijemur hingga kering lantas dirontokkan. Kebutuhan benih bayam
per 10 m2 adalah 2-5 g atau sekitar 2-5 kg/ha lahan. Penanaman Penanaman
bayam tidak melalui persemaian lagi. Biji langsung disebar dan dipelihara
hingga besar. Mula-mula tanah diolah hingga gembur. Kedalaman pencangkulan untuk
bayam cabut ialah 20 cm, dan bayam petik 30 cm. Lantas tanah dibuat bedengan
berukuran lebar 1 m. Panjang bisa dibuat 5 m atau lebih. Antar bedengan
dibuat parit dengan lebar sekitar 30 cm. Tambahkan pupuk kandang pada
bedengan. Tepi bedengan dibuat lebih tinggi agar benih bayam yang halus tidak
terbawa oleh air hujan. Sebelum ditebar biji bayam yang berukuran halus
diaduk rata dengan abu gosok atau pasir. Maksudnya agar bibit tak licin di
tangan sehingga mudah ditebar secara merata. Penyebaran boleh dengan cara
barisan atau merata ke semua arah. Setelah ditebar tutupi dengan lapisan
tanah tipis-tipis. Lakukan penyiraman dengan ekstra hati-hati agar bibit tak
berceceran terkena percikan air siraman. Lima hari setelah ditebar benih akan
tumbuh sebagai tanaman muda.
|
|
|
Pemeliharaan
|
|
|
Hama dan Penyakit
Hama yang sering menyerang bayam antara lain ulat daun.
Ulat ini meninggalkan bekas gigitan pada daun berupa lubang-lubang atau
pinggiran yang tak rata sebagai gejala serangan. Selain itu kutu daun (Myzus
persicae) sering mengisap cairan daun bayam. Ciri serangannya daun melengkung
dan berpilin. Serangan berat menyebabkan daun rontok, pertumbuhan tanaman
lambat dan kerdil. Pengendaliannya dapat menggunakan insektisida biologis
seperti Bacillus thurinoiensis (Dipel WP) dengan dosis 1 g/1 air. Bisa pula
dengan menyemprotkan Diazinon dengan dosis 1-2 cc/1 air. Saat bayam masih
muda sering diserang oleh penyakit rebah kecambah. Gejalanya ditunjukkan oleh
pertumbuhan kecambah yang tidak normal, berbatang lemah, dan rebah.
Penyebabnya adalah cendawan Rhizoctonia solani. Pengendalian penyakit oleh
cendawan pada bayam dengan menggunakan fungisida Dithane M 45.
|
|
|
Panen dan Pasca Panen
Bayam petik dipanen berkali-kali. Setelah 1-1,5 bulan
setelah tanam pemetikan awal boleh dimulai. Selanjutnya tanaman dibiarkan
tumbuh kembali. Seminggu kemudian bisa dipetik lagi.
|
Sekian
Semoga bermanfaat ..
|
Comments
Post a Comment